PATI, Pojokutara.com – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, meninjau bekas kantor Satpol PP di Jalan RA Kartini, tepat di belakang Kantor Bupati Pati, untuk direvitalisasi menjadi Museum Cagar Budaya Kabupaten Pati.
Langkah ini merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Pati dalam menghimpun berbagai benda pusaka dan warisan sejarah daerah yang saat ini tersebar di sejumlah wilayah. Selain itu, museum tersebut juga akan difungsikan sebagai ruang edukasi gratis bagi masyarakat, khususnya pelajar.
Chandra menjelaskan, banyak artefak bersejarah asal Pati yang saat ini berada di luar daerah, seperti di Yogyakarta, Kudus, hingga di Museum Ronggowarsito. Karena itu, Pemkab Pati berupaya menarik dan mengonsolidasikan peninggalan tersebut agar dapat diakses publik dalam satu lokasi terpusat.
“Kantor Satpol PP ini akan kita renovasi menjadi museum cagar budaya Kabupaten Pati. Masih banyak benda pusaka dan warisan budaya Pati yang tersebar di berbagai tempat,” ujar Chandra.
Menurutnya, seluruh koleksi nantinya akan ditempatkan di lokasi bekas kantor tersebut, sehingga masyarakat dapat dengan mudah mempelajari sejarah daerahnya sendiri.
“Nanti kita letakkan di sini, sehingga masyarakat Pati, khususnya pelajar, bisa belajar sejarah lokal secara langsung. Insyaallah segera kita realisasikan,” tegasnya.
Lebih lanjut, pengembangan museum ini akan terintegrasi dengan kawasan Pendopo Kabupaten Pati yang selama ini telah menjadi salah satu tujuan kegiatan outing class. Kawasan pendopo akan dipadukan dengan museum sebagai satu paket destinasi wisata edukatif.
Pemkab berharap kehadiran museum tersebut tidak hanya menjadi pusat pembelajaran sejarah, tetapi juga mampu mendekatkan masyarakat dengan pusat pemerintahan serta menumbuhkan rasa cinta dan kebanggaan terhadap daerah.
“Sehingga masyarakat semakin memahami sejarah dan kepemimpinan daerah, sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap Pati,” pungkas Chandra. (HMS – Pojokutara.com)





