Sabtu, 05 Sep 2026

Sungai Juwana Mengering Imbas Musim Kemarau Panjang, Jutaan Ikan Sapu-sapu Muncul ke Permukaan

waktu baca 2 menit
Jumat, 4 Sep 2026 06:56 17 Admin

PATI, Pojokutara.com – Debit air di Sungai Juwana, Kabupaten Pati, mengalami penyusutan drastis imbas musim kemarau panjang yang melanda wilayah tersebut sepanjang 2026. Kondisi ini membuat sejumlah titik aliran sungai mengalami pendangkalan dan menyisakan genangan air yang relatif dangkal.

Salah satu kondisi paling mencolok terlihat di kawasan Bendung Karet yang berada di Desa Bungasrejo, Kecamatan Jakenan. Saat debit air menyusut, jutaan ikan sapu-sapu terlihat memenuhi sejumlah bagian sungai.

Fenomena tersebut justru dimanfaatkan masyarakat sekitar untuk berburu ikan. Warga beramai-ramai menangkap ikan sapu-sapu yang terkonsentrasi di aliran sungai yang mulai surut.

Ikan yang berhasil ditangkap kemudian dikumpulkan dan sebagian dijual kepada pengepul dengan harga sekitar Rp2.500 per kilogram.

Bagi masyarakat, kondisi surutnya Sungai Juwana menjadi kesempatan untuk mendapatkan tambahan penghasilan. Namun, di sisi lain, kemunculan ikan sapu-sapu dalam jumlah sangat banyak juga menjadi perhatian tersendiri karena ikan tersebut dikenal sebagai salah satu jenis ikan yang mampu bertahan di kondisi perairan dengan kualitas yang kurang baik.

Warga berharap kondisi kemarau panjang segera berakhir sehingga debit Sungai Juwana kembali normal. Selain berdampak terhadap ekosistem perairan, menyusutnya debit sungai juga berpotensi memengaruhi aktivitas masyarakat yang bergantung pada ketersediaan air.

Fenomena jutaan ikan sapu-sapu di Bendung Karet Desa Bungasrejo ini pun menjadi pemandangan unik di tengah kondisi Sungai Juwana yang tengah mengalami kekeringan. (RED – Pojokutara.com)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA