PATI, Pojokutara.com – Presiden BEM Fakultas Hukum Universitas Muria Kudus (UMK) masa bhakti 2014–2015, Joko Sutrisno, SH., menyatakan dukungan penuh terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Prabowo Subianto. Program tersebut dinilai sebagai langkah strategis dalam menjawab persoalan gizi yang hingga kini masih menjadi tantangan di sejumlah daerah di Indonesia.
Menurut Joko, program MBG bukan sekadar agenda bantuan sosial, melainkan bentuk nyata kehadiran negara dalam menjamin hak dasar masyarakat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.
“Kami melihat Program Makan Bergizi Gratis sebagai wujud kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan rakyat, terutama anak-anak. Ini adalah langkah konkret untuk memastikan generasi Indonesia tumbuh sehat dan berkualitas. BEM siap menjadi mitra pemerintah dalam mensosialisasikan sekaligus membantu pelaksanaan program ini di berbagai daerah,” ujarnya.
Program Makan Bergizi Gratis yang diluncurkan pada awal tahun ini menargetkan lebih dari 10 juta anak sekolah serta masyarakat kurang mampu di seluruh Indonesia. Setiap paket makanan yang didistribusikan dirancang mengandung nutrisi lengkap dan seimbang sesuai standar Kementerian Kesehatan, guna mendukung tumbuh kembang anak serta meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Dalam peluncuran program tersebut, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa MBG merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menekan angka stunting dan meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia.
“Kita tidak bisa membangun negara dengan generasi yang kekurangan gizi. Program MBG adalah investasi untuk masa depan bangsa,” tegas Presiden BEM.
Lebih lanjut, mantan Ketua BEM FH UMK tidak hanya menyatakan dukungan dalam bentuk sosialisasi, tetapi juga berkomitmen melakukan pemantauan independen terhadap pelaksanaan program di lapangan. Langkah ini bertujuan memastikan bantuan benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat yang berhak.
Dengan kolaborasi antara pemerintah, mahasiswa, dan masyarakat, diharapkan Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan efektif, transparan, dan berkelanjutan, serta menjadi fondasi kuat bagi lahirnya generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi.

