PATI, Pojokutara.com – Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Tengah menggelar penilaian lomba Tindakan Pertama di Tempat Kejadian Perkara (TPTKP) dan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kecelakaan lalu lintas tingkat eks wilayah Pati di Lapangan Uji Praktik SIM Satpas Satlantas Polresta Pati, Senin (22/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB hingga 13.00 WIB tersebut diikuti personel Unit Gakkum Satlantas dari sejumlah wilayah di eks Karesidenan Pati. Penilaian dilakukan langsung oleh tim Ditlantas Polda Jawa Tengah sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas penanganan kecelakaan lalu lintas di lapangan.
Tim penilai dipimpin Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Jateng AKBP Christopher Adhikara Lembang didampingi Kasi Laka Ditlantas Polda Jateng Kompol Riswanto beserta anggota tim lainnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasat Lantas Polresta Pati Kompol I Putu Asti Hermawan Santosa, KBO Satlantas, Kanit Gakkum, serta personel Unit Gakkum dari jajaran eks wilayah Pati.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Jateng. Selanjutnya dilakukan pengundian nomor urut peserta sebelum masing-masing tim menampilkan kemampuan dalam melaksanakan TPTKP dan olah TKP kecelakaan lalu lintas.
Dalam simulasi yang dilakukan, peserta diuji pada berbagai aspek teknis penanganan kecelakaan, mulai dari pengamanan lokasi kejadian, pengumpulan dan identifikasi barang bukti, pengukuran di TKP, dokumentasi, penyusunan sketsa kejadian, hingga rekonstruksi peristiwa kecelakaan.
Kapolresta Pati melalui Kasat Lantas Polresta Pati Kompol I Putu Asti Hermawan Santosa mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar perlombaan, melainkan sarana evaluasi dan peningkatan kompetensi personel lalu lintas.
“Penilaian ini bukan semata-mata perlombaan, tetapi menjadi media untuk mengasah kemampuan dan meningkatkan kualitas personel dalam melaksanakan TPTKP dan olah TKP laka lantas sesuai prosedur yang berlaku,” ujar Kompol I Putu Asti.
Menurutnya, kemampuan melakukan tindakan pertama dan olah TKP secara cepat, tepat, dan akurat sangat menentukan keberhasilan proses penyelidikan kecelakaan lalu lintas.
Data dan fakta yang diperoleh di lokasi kejadian menjadi dasar penting dalam mengungkap penyebab kecelakaan serta menentukan langkah penegakan hukum selanjutnya.
Ia menegaskan bahwa personel Unit Gakkum dituntut memiliki ketelitian, integritas, dan profesionalisme tinggi dalam setiap penanganan kasus kecelakaan.
“Dengan kemampuan yang baik, proses penyelidikan maupun penyidikan dapat berjalan lebih maksimal dan memberikan kepastian hukum kepada masyarakat,” katanya. (HMS – Pojokutara.com)

