PATI, Pojokutara.com – Gerakan Masyarakat Tolak Pungli (Germap) pimpinan Yayak Gundul, melaksanakan audiensi bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, Selasa 2 Juni 2026. Audiensi turut dihadiri Kepala DPUTR Riyoso, didampingi Ketua Komisi C DPRD Joni Kurnianto.
Tak hanya itu, ada 6 dari 20 pelapor yang turut ikut serta dalam mengawal perbaikan jalan agar disegerakan oleh DPUTR, mengingat anggaran telah tersedia.
Dalam giat audiensi tersebut, Yayak melaporkan adanya 20 aduan jalan rusak dari masyarakat yang datang ke posko sejak sepekan dibuka.
“Kami mendesak agar segera terealisasi perbaikan jalan yang rusak, agar lebih diutamakan dengan kualitas yang terbaik. Untuk meningkatkan perekonomian dan mengurangi korban laka lantas di Pati yang diakibatkan Jalan Berlubang,” ujarnya.
Kepala DPUTR Pati Riyoso, menyampaikan untuk memperbesar keseluruhan jalan rusak, pihaknya memerlukan setidaknya Rp1 triliun per tahunnya.
“Bahwa anggaran perbaikan jalan seharusnya 1 T agar tiap tahun perbaikan jalan bisa merata, akan tetapi anggaran dapat 210 M kami butuh 5 tahun, karena tiap tahun mendapatkan anggaran 210 M. Dengan kapasitan Cor Beton dan Aspal Hotmix,” ungkap Riyoso.
Ketua Komisi C Joni Kurnianto, bakal membawa aspirasi ini di usulan Badan Anggaran (Banggar). Sehingga nantinya bisa diakomodir di akhir tahun 2026.
Legislator Demorkat ini juga mengakui adanya keterlambatan perbaikan dari DPUTR mengingat adanya asistensi dari sejam lembaga tinggi negara.
“Bahwa DPRD Kab. Pati siap membantu dan mendukung perbaikan jalan (infrastruktur) dan kami juga sering koordinasi dengan DPUTR agar perbaikan jalan segera terealisasi,” tandasnya. (Pojokutara.com)

