Hancur Terdampak Banjir, Petani Padi Bangkit Berkat KUR

PATI, Pojokutara.com – Musibah banjir yang melanda di sepanjang bantaran Sungai Silugonggo Pati pada awal tahun 2026 kemarin mengakibatkan ribuan hektar sawah disekitarnya mengalami gagal panen. Salah satunya melanda seorang petani bernama Mad Gibas, asal Desa Baturejo, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati.

Akibat banjir yang menggenangi sawahnya, dirinya mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah.

“Sawah saya seluas 2000 hektar kemarin kebanjiran, padahal sebentar lagi panen,” keluhnya, Jumat 25 Juni 2026.

Akan tetapi, Mad Gibas tak patah arah untuk tetap bisa memenuhi tanggungjawabnya sebagai seorang kepala rumah tangga.

Dengan bantuan keuangan berupa Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari sebesar Rp 20 juta dari Bank Rakyat Indonesia (BRI), dirinya mencoba kembali menata ulang sawah miliknya yang sempat luluh lantah diterjang banjir.

Bantuan tersebut dirasa oleh Gibas, cukup untuk mengelola lahan, mulai dari menanam, memupuk, hingga merawat tanaman padi.

“Alhamdulillah ambil pinjaman dari BRI untuk menata kembali sawah yang sempat kebanjiran,” imbuh Mad Gibas.

Tak hanya dirinya saja, beberapa tetangganya juga ada yang mengambil bantuan KUR untuk mencoba bangkit kembali pasca terkena musibah banjir.

Novi Ristanto selaku Manager Bisnis Mikro Branch Office (BO) BRI Pati, mengatakan bahwa bantuan KUR memang disediakan oleh BRI untuk membantu masyarakat yang memang membutuhkan.

Tak hanya untuk sektor pertanian, bantuan KUR juga diberikan kepada untuk sektor perikanan, perdagangan, usaha, hingga UMKM.

“Memang sudah banyak yang memanfaatkan bantuan KUR untuk usaha. Ini memang menjadi salah satu upaya dari Bank BRI untuk memberdayakan masyarakat yang terjun di dunia usaha,” ucap Novi.

Alhasil, kata dia, bantuan KUR sudah banyak membantu masyarakat Pati dan memberikan lapangan pekerja baru dengan penghasilan yang cukup lumayan. (ARIF – Pojokutara.com)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *