TUBAN, Pojokutara.com – Harapan empat calon tenaga kerja Indonesia untuk bekerja di Jepang berubah menjadi kegelisahan. Setelah menunggu hampir satu tahun, proses pemberangkatan melalui LPK Sekaiichi Center yang berlokasi di Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, disebut belum juga terealisasi.
Para calon pekerja mengaku telah mengeluarkan biaya puluhan juta rupiah untuk mengikuti proses penempatan kerja tersebut. Namun, hingga kini, mereka mengaku belum mendapatkan kepastian mengenai jadwal keberangkatan maupun kelanjutan proses yang telah dijalani.
Keluhan tersebut disampaikan salah satu calon pekerja berinisial ST (20) saat ditemui awak media di kantor LPK SO (Sanding Organisation) pada Kamis (8/10/2026). ST mengungkapkan, dirinya bersama calon pekerja lainnya telah membayar biaya kepada LPK Sekaiichi Center dengan nominal berkisar antara Rp35 juta hingga Rp45 juta.
ST menyebut, proses administrasi keberangkatannya bahkan telah memasuki tahap penerbitan CEO. Meski demikian, setelah hampir satu tahun menunggu, dirinya belum juga diberangkatkan ke Jepang.
“Saya sudah membayar dan juga sudah ada penerbitan CEO, tapi sudah satu tahun ini tidak berangkat. Kemungkinan besar kontrak kerja sampai hangus,” ujar ST.
Situasi tersebut membuat para calon pekerja mempertanyakan kejelasan proses pemberangkatan. Mereka berharap pihak terkait memberikan penjelasan mengenai perkembangan administrasi, status kontrak kerja, serta kepastian waktu keberangkatan setelah biaya yang dikeluarkan mencapai puluhan juta rupiah.
Persoalan ini juga menjadi perhatian lantaran sebelumnya disebut terdapat pernyataan dari pihak LPK Sekaiichi Center yang menyatakan kesediaannya untuk bertanggung jawab dengan melimpahkan proses kepada LPK SO (Sanding Organisation). Pelimpahan tersebut, menurut informasi yang disampaikan, juga mencakup pemenuhan kebutuhan calon tenaga kerja yang akan diberangkatkan ke Jepang.
Meski demikian, para calon pekerja mengaku masih membutuhkan kejelasan mengenai tindak lanjut dari pelimpahan tersebut. Mereka berharap ada kepastian terkait kelanjutan proses penempatan kerja, keberlangsungan kontrak, serta mekanisme penyelesaian apabila pemberangkatan tidak dapat direalisasikan.
Belum Ada Tanggapan dari LPK Sekaiichi Center
Redaksi telah berupaya meminta konfirmasi kepada pihak LPK Sekaiichi Center terkait keluhan para calon pekerja tersebut. Namun, hingga berita ini diterbitkan, pihak LPK Sekaiichi Center belum memberikan tanggapan maupun penjelasan resmi mengenai persoalan tersebut.
Redaksi Batara.news tetap membuka ruang hak jawab bagi pihak LPK Sekaiichi Center untuk menyampaikan klarifikasi terkait proses pemberangkatan, pembayaran biaya, status kontrak kerja, serta bentuk tanggung jawab terhadap para calon pekerja.
Persoalan ini menjadi perhatian karena menyangkut nasib calon tenaga kerja yang mengaku telah mengeluarkan biaya puluhan juta rupiah dan menunggu hampir satu tahun tanpa kepastian keberangkatan.
Kini, para calon pekerja berharap pihak terkait segera memberikan penjelasan yang transparan dan solusi konkret. Bagi mereka, kepastian mengenai status proses penempatan kerja dan pertanggungjawaban atas biaya yang telah dibayarkan menjadi hal penting yang dinantikan. (RED – Pojokutara.com)