Warga Tambahmulyo Bakal Demo Mapolresta Pati, Buntut Konflik Rencana Pembangunan RS Bhayangkara

PATI, Pojokutara.com – Warga Desa Tambahmulyo , Kecamatan Jakenan Pati, bakal menggelar aksi demo di depan Mapolresta Pati pada Rabu 13 Mei 2026. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes atas pengambilan hak atas tanah lapang di Dukuh Bangkelan menjadi milik Polri.

Perwakilan Karang Taruna setempat, Edy Setyawan, menyampaikan tidak adanya komunikasi antara pemerintah desa dengan masyarakat soal peralihan hak milik tanah tersebut.

Bacaan Lainnya

Ia menduga ada permainan dari kepala desa yang membiarkan tanah lapangan menjadi milik Polri tanpa sepengatahuan warga.

“Peralihan yang tidak didasari sesuai prosedur kenapa dipertontonkan dan seakan dilegalkan. Pembiaran seperti ini adalah bukti dari oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab,” ungkapnya, Selasa 28 April 2026.

Edy tentu sangat menyayangkan atas tindakan kepala desa yang memberikan keleluasaan kepada Polri untuk menguasai tanah tersebut untuk pembangunan Rumah Sakit Bhayangkara.

Padahal, lapangan tersebut sering dimanfaatkan oleh berbagai kegiatan warga. Mulai dari aktivitas olahraga, kegiatan 17 Agustus, sampai sedekah bumi.

“Ini adalah bukti kezdoliman dan kesewenang-wenangan para oknum terkait yang sangat memprihatinkan. Seperti inikah cara polri untuk masyarakat yang katanya mengayomi dan melayani masyarakat,” imbuh Edy.

Meskipun warga menyetujui rencana pembangunan RS Bhayangkara, peralihan hak atas kepemilikan tanah juga diminta dilakukan sesuai prosedur dengan memberikan kompensasi kepada warga.

Mediasi yang sebelumnya sudah diajukan antara warga, Pemdes Tambahmulyo, Polsek Jakenan, Pemkab Pati, bahkan sampai ke DPRD juga menemui jalan buntu. Sehingga aksi demo ke Mapolresta Pati nantinya diharapkan bisa menemukan titik temu perkara ini. (red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *