
PATI, Pojokutara.com – Bank Rakyat Indonesia (BRI) terus membantu kemudahan transaksi keuangan bagi masyarakat. Salah satunya melalui agen BRILink yang menjangkau ke pelosok desa. Agen BRILink saat ini hadir di toko-toko kelontong yang dekat dengan masyarakat.
Selain membantu kemudahan transaksi keuangan, menjadi agen BRILink juga membawa keuntungan bagi pemilik toko yang menjadi mitra resmi BRI.
Salah satunya adalah toko kelontong milik Bu Lia yang lokasinya berada di Kelurahan Pati Wetan, Kecamatan/Kabupaten Pati. Menjadi agen BRILink sejak dua tahun terakhir, Bu Lia mengaku mendapatkan keuntungan mulai dari ratusan ribu bahkan sampai satu juta dalam satu bulan.
“Alhamdulillah dapat untung lumayan besar berkat menjadi agen BRILink. Dulunya itu saya didatangi mantri BRI, terus ditawari jadi agen,” kata dia, Jumat (26/6/2026)
Berkat keuntungan menjadi agen BRILink ini, dirinya mampu mengembangkan tokonya menjadi lebih besar. Sehingga keuntungan yang didapatkannya juga semakin besar.
Melalui tokonya ini, dilayani berbagai macam pembayaran. Mulai dari token listrik, air, BPJS, bayar tiket pesawat/kereta, top up aplikasi online, angusaran, paket data, hingga transfer dan penarikan tunai.
“Biasanya yang datang untuk bayar listrik, transfer uang, dan lainnya. Mungkin puluhan orang dalam satu hari,” sambungnya.
Sementara itu Heri Utomo salah satu warga yang datang ke toko Bu Lia, mengaku sangat terbantu dengan adanya agen BRILink ini. Heri mengaku lebih mudah dan cepat saat melakukan transfer uang, daripada datang langsung ke bank atau ATM.
“Ini tadi saya baru transfer uang ke rekening saudara. Karena aplikasi error’ dan juga daripada ke ATM atau bank, lebih mudah ke agen BRILink saja,” kata Heri saat ditemui di lokasi pasca melakukan transaksi.
Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya menyampaikan bahwa BRILink Agen menjadi kanal utama BRI dalam menjangkau kebutuhan transaksi masyarakat secara luas.
“BRILink Agen menjadi salah satu andalan BRI dalam menjangkau kebutuhan transaksi masyarakat di berbagai wilayah. Jaringan ini menghadirkan layanan yang mudah diakses oleh masyarakat dan mempercepat proses transaksi, sehingga aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan. Peran tersebut menempatkan BRILink Agen sebagai penggerak ekonomi kerakyatan,” ungkapnya.
Dilansir Dari situs resmi BRI, hingga akhir Maret 2026, jumlah BRILink Agen telah mencapai lebih dari 1,18 juta agen yang tersebar di 66.450 desa atau lebih dari 80% total desa di Indonesia. Jangkauan tersebut memperkuat peran BRILink Agen sebagai jaringan layanan keuangan berbasis kemitraan di tingkat desa. (ARIF – Pojokutara.com)




